Komisi DPRD Barsel Disambangi Warga Sungai Telang
FOTO: Ketua Komisi III H. Sudiharto menerima aspirasi warga Desa Sungai Telang, didampingi anggota DPRD H. Raden Sudarto (H. Alex), Senin (8/9/2025).
metrobarito.com – Barito selatan – Puluhan warga Desa Sungai Telang, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan, mendatangi gedung DPRD setempat pada Senin (8/9/2025). Mereka datang untuk menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan jalur hauling atau transportasi khusus batu bara milik PT. Palopo Indah Raya (PIR) yang akan dikerjakan oleh PT. Bintang Arwana (BA).
Rombongan masyarakat tersebut dipimpin langsung oleh Mantir Adat Desa Sungai Telang, Dede A. Dalam kedatangannya, mereka secara resmi menyerahkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada DPRD Barito Selatan sebagai bentuk protes terhadap proyek yang dinilai berpotensi merusak sumber air bersih warga.
Kedatangan rombongan disambut Ketua Komisi I DPRD Barsel, Hermas, bersama Ketua Komisi III, H. Sudiharto, dan anggota DPRD H. Raden Sudarto atau akrab disapa H. Alex. Pertemuan berlangsung di ruang komisi DPRD Barsel dengan suasana tertib dan penuh perhatian.
“Hari ini kami datang untuk menyerahkan surat resmi permohonan RDP. Kami menolak keras rencana jalan hauling yang lokasinya tepat di hulu bendungan, karena itu sumber utama air bersih kami,” tegas Dede.
Ia juga menyesalkan tidak adanya sosialisasi dari pihak perusahaan maupun pemerintah desa. “Selama ini kami tidak pernah diberitahu tentang pembebasan lahan. Kami menduga hal itu dilakukan diam-diam oleh pihak tertentu,” ujarnya.
Menurut Dede, keresahan warga semakin meningkat lantaran proyek tersebut terus berjalan tanpa kejelasan. Ia menegaskan, bila dalam waktu dekat DPRD tidak mengambil langkah tegas, warga siap melakukan aksi demonstrasi besar-besaran.
“Kami beri waktu sampai akhir minggu ini. Jika tidak ada tanggapan, kami akan turun ke jalan memperjuangkan hak kami,” ucapnya dengan nada tegas.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Barsel, H. Sudiharto, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat tersebut. “Surat permohonan RDP sudah kami terima dan akan kami teruskan kepada pimpinan. Ini persoalan serius yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” katanya.
Sementara itu, Hermas dari Komisi I DPRD menilai keluhan warga sangat beralasan. “Kalau jalur hauling melintasi hulu sungai, tentu berisiko besar bagi kualitas air bersih. Kami akan mempelajari dokumen dan mengundang pihak terkait dalam RDP nanti,” ujarnya.
Langkah warga Sungai Telang ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam. Kini, DPRD Barsel ditunggu tindak lanjutnya untuk memastikan persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas di lapangan. (En/red/*)
